Me time untuk Ibu, Seberapa Penting?

 "Aku di rumah hari ini. Kamu keluar jam berapa, Nda? Jadi mau me time?"

Tiba-tiba suami tanya seperti itu. Suami berhasil membuat saya senyum pagi-pagi. Pakai sebut istilah me time untuk ibu rumah tangga macam saya.

Saya sudah meminta izin pada izin suami, beberapa hari sepekan sebelumnya. Saya akan ikut acara offline dari FLP (forum lingkar pena). Berhubung biasanya suami masih kerja, saya berencana untuk mengajak anak ikut serta. 

Ketika suami sudah mengizinkan, saya sounding anak dan memberi gambaran kegiatan yang akan kami ikuti. Namun pada hari H, mendadak suami bilang kalau izin kerja dan memilih di rumah saja. Suami memberitahu agar bisa pergi sendiri dan beliau akan menemani anak di rumah.

Senang sekali mendapat persetujuan untuk pergi sendiri ke majelis ilmu gitu. Sepertinya suami khawatir kalau anak bosan dan tidak betah di sana.

Acaranya memang bukan diperuntukkan untuk anak-anak. Namun, panitia mengizinkan untuk membawa anak dan menyediakan mainan. Eh tiba-tiba, suami dengan rendah hati menawarkan untuk menemani anak saja di rumah. 

Katanya supaya saya bisa menyimak full di sana. Alhamdulillah saya merasa terbantu dan bersyukur diberi kesempatan suami. Padahal niat awalnya bukan me time sih.

me time untuk ibu, seberapa penting dalam hidup

Sekilas tentang Me Time

Istilah me time  sering saya dengar setelah menjadi ibu, ketika itu. Banyak bertebaran informasi tentang me time untuk ibu. Apalagi saat ini yang perkembangan informasi cukup deras dan mudah diakses. 

Setelah saya baca-baca, ternyata me time sendiri ada pro dan kontra nih. Banyak versi dalam mengartikan me time. Kalau teman-teman memaknai apa?

Ada yang menganggap me time sebagai sarana senang-senang. Ada yang mengartikan me time adalah aktivitas kebebasan tanpa anak dan suami. 

Ada yang beranggapan bahwa me time cukup di rumah saja, asalkan menikmati waktu diri sendiri. Ada juga yang memahami me time untuk sarana apresiasi dan mengenali diri.

Kalau secara bahasa, me time bisa kita artikan waktu untuk diri sendiri. Menurut dictionary.com, me time merupakan waktu yang diperlukan dalam memberikan kesempatan diri sendiri untuk kesenangan. Sederhananya adalah menyenangkan diri sendiri. 

Ada pula yang mengartikan juga bahwa me time adalah melepaskan diri dari aktivitas keseharian. Waktu khusus untuk pribadi.

Masing-masing kita pasti mempunyai pemaknaan tentang me time. Asalkan tidak menyimpang dari adab dan agama.

Menurut saya, me time adalah waktu untuk diri sendiri dengan menyesuaikan situasi dan kondisi. Yaa, memerhatikan kondisi sendiri dan keluarga kecil. 

Apapun pemaknaan orang lain, saya menganggap me time ini juga penting sih. Menurut saya, sebagai sarana jeda sejenak untuk mengumpulkan energi sebelum melanjutkan aktivitas keseharian seperti biasanya. Me time sebagai sarana booster semangat, bukan berarti menyepelekan aktivitas keseharian. 

Hal Penting Memaknai Me Time 

Perempuan yang katanya ras terkuat di bumi, selalu ingin dimengerti dan dipahami, terkadang bisa lupa diri. Lupa jika diri sendiri butuh dirawat agar waras. Namun, terkadang bisa lupa juga jika terlalu menikmati kesenangan sendiri.

Manusia memang tidak lepas dari khilaf sih, tapi bukan berarti pembenaran atas salah yang dilakukan, kan? Ketika kita memutuskan menjadi istri, tentu sudah ada niat untuk mengambil peran sebagai ibu. Siap dengan konsekuensi dan mengambil tindakan dengan memerhatikan kondisi keluarga. 

pengertian me time bagi ibu rumah tangga itu apa

Apakah itu berarti kita tidak butuh me time? Kalau saya, tetap butuh adanya me time. Menikmati peran menjadi diri sendiri tapi masih memegang adab. Hal yang tidak kalah penting adalah tidak merugikan diri sendiri bahkan anak atau suami.

Durasi waktu yang jelas

Memberi waktu sejenak untuk diri sendiri itu penting. Menikmati berbagai aktivitas untuk sarana menjaga kewarasan sebagai ibu. 

Sebaiknya, kita tetap harus memerhatikan durasi waktunya. Misal berencana me time dengan menonton drama korea, lalu lupa waktu hingga anak bermain terlalu lama.

Benarkah kita butuh me time setiap hari? Atau kita hanya membutuhkan di waktu tertentu? Mari ditelisik sesuai kondisi diri.

Tidak melupakan ibadah wajib 

Bagi seorang muslim tentu ada kewajiban beribadah. Saat melakukan me time, kita harus komitmen untuk tetap melakukan ibadah wajib yang kita yakini.

Tidak boros

Karena tujuannya menyenangkan diri, jangan sampai melakukan penghamburan uang. Apalagi malah boros. Pastinya tidak ingin menyesal setelah me time, karena lebih banyak pengeluaran tidak terduga. Kita bisa siasati dengan melakukan pos keuangan khusus me time, jika memang membutuhkan biaya.

Berkomunikasi dengan suami

Me time mungkin tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan suami. Penting untuk melakukan komunikasi produktif agar saling memahami kebutuhan. Pasti kita ingin bisa saling memahami kebutuhan, maka kuncinya adalah komunikasi.

Kita bisa saling mendiskusikan dengan suami agar sama-sama nyaman. Memahami kebutuhan kita. Apalagi jika memang membutuhkan bantuan suami saat me time. Kesepakatan yang jelas agar merasa tidak terbebani.

Ragam Aktivitas Me Time untuk Ibu

Banyak ragam aktivitas me time yang bisa dilakukan. Pilihan tempatnya juga tergantung kebutuhan kita sesuai kondisi, bisa di rumah atau perlu ke luar rumah. Beberapa contoh aktivitas me time untuk ibu yang bisa dilakukan, antara lain

Aspek ruh atau batin

Shalat malam, tilawah, mendengar pengajian, journaling, dan berdoa.

Aspek jasmani atau fisik

Olahraga, istirahat cukup atau tidur, perawatan wajah atau badan, makan, dan minum favorit secukupnya.

Aspek pikiran

Membaca buku, menonton film, menulis di blog, menghadiri seminar atau workshop, dan main game.

aktivitas me time yang bisa dilakukan ibu

Pilihan aktivitas lain yang bisa kita lakukan adalah traveling, berbelanja kebutuhan, ke salon, dan bisa juga melakukan hobi atau minat. Aktivitas me time tidak harus di luar rumah. Kita bisa melakukan me time dari dalam rumah yang mudah saja, jika kondisi belum memungkinkan untuk bepergian. Mencari cara, waktu, dan aktivitas yang tepat untuk dilakukan.

Manfaat Me Time

Dari berbagai sumber informasi yang saya baca, ada banyak manfaat me time untuk ibu lho. Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Menyegarkan pikiran
  • Charge ruhiyah, jasadiyah, fikriyah
  • Sarana continual improvement process
  • Mengurangi stress
  • Menggali minat, bakat, dan potensi
  • Keseimbangan hidup

Manfaat lainnya, pastilah masih banyak. Harapan setelah melakukan me time, tentu saja ada pancaran bahagia dari ibu. Mengurangi sikap uring-uringan karena jenuh.

Kesimpulan

Terlepas dari pro kontra adanya me time, tergantung dari bagaimana kita memaknai dan menyikapinya yaa. Sejatinya, setiap dari kita butuh waktu untuk diri sendiri. Kita bisa memaknai me time sebagai aktivitas positif dengan memerhatikan adab, maka hal itu menjadi penting.

Me time untuk ibu, tidak akan berjalan tanpa adanya couple time. Ngobrol dari hati ke hati untuk raih pengertian dengan pasangan. Bagaimana menurut teman-teman? Me time apa nih yang sering dilakukan?


April Fatmasari
Assalamualaikum. Saya seorang ibu rumah tangga yang belajar menjadi blogger, penulis dan praktisi read aloud. Memiliki ketertarikan dengan kepenulisan, pengasuhan, literasi anak, terutama read aloud. Belajar berbagi memaknai kehidupan dengan tulisan. Jika ingin menjalin kerja sama, dapat dihubungi melalui april.safa@gmail.com

Related Posts

8 komentar

  1. Penting banget ya mom Me time buat para mommies keluar dari rutinitas pekerjaan. Thank you sudah diingatkan untuk me time ya moms.

    BalasHapus
  2. Me time dark segala kepenatan pekerjaan rumah tangga tuh emang penting banget, biar ada waktu buat istirahat dan perhatian sama diri jg. Pokok.y me time menurutku tuh waktunya nge-charge energi buat semangat lagi esok dan esoknya dengan segala kepenatan yg ada

    BalasHapus
  3. Walau banyak arti dan makna mengenai me time, bagiku me time waktu khusus untuk diri sendiri apa pun kegiatannya. Untuk me time biasanya aku lebih suka datang ke cafe pesen es cokelat atau coffee sambil merenung. Merenung apa saja yang terlintas di otak dan memerhatikan sekitar. Mengamati kehidupan orang-orang di sekitar yang bisa membuatku lebih bersyukur tentang kehidupan.

    BalasHapus
  4. setiap aspek sudah saya lakukan mba, dan memang itu membantu banget membuat pikiran kita lebih fresh, tenang, dan membuat kedepannya jadi lebih produktif dan pikiran kita jauh lebih positif, jadi me time itu memang perlu untuk recharge mental dna fisik kita

    BalasHapus
  5. Me timeku malah aku pakai kerja. 🙈

    Entah bikin konten, beberes rumah, masak. Apa aja asal dilakukan pas anak sama suami ngedate berdua.

    Biasanya kalau beberes atau masak disambi lagi sambil dengerin podcast atau nonton.

    Gatau kenapa kalau cuma nonton doang kok sayang waktunya. 🙈

    BalasHapus
  6. waktu anak-anak masih bayi, balita, bisa mandi dengan tenang aja itu udah me time banget deh rasanya hihih
    me time itu emang penting banget buat kewarasan emak, ngecharge lagi tenaga untuk bisa lakukan segala aktivitas dan tanggung jawab :)

    BalasHapus
  7. Kalau menurut saya me time adalah waktu untuk diri sendiri which is saat me time itu artinya saya sedang menikmati waktu atau kegiatan dengan diri saya sendiri. Nah, me time memang penting banget dilakukan apalagi setelah berumahtangga karena aktivitas ini bisa membantu kita agar tetap waras.

    BalasHapus
  8. Me time yang sering kulakukan akhir-akhir ini adalah jalan-jalan di sekitar rumah. Kebetulan rumah kami dekat Stadion Pakansari, jadi bisa sekalian olahraga biar dapat sehat dan fresh kembali.

    BalasHapus

Posting Komentar