Bunsay#6 Zona 4 | Mengatur Barisan Shalat (Hari ke-8)

Ide belajar (bermain) hari ini dari Hizbi alias free play. Sebetulnya saya tawarkan dan menyiapkan untuk belajar (bermain) bersama. Tapi Hizbi kurang antusias, dia lebih memilih eksplorasi alat-alat yang saya gunakan seperti cutter, spidol atau gunting. Sebelumnya, saya ajak Hizbi untuk mengeluarkan beberapa wadah mainannya, seperti bongkar pasang, miniatur hewan dan mobil-mobilan mini.

Free play, terserah mau diapakan sama Hizbi. Ternyata wadah-wadah itu digotong seolah sampah yang mau dipilah dan dibuang dong. Hehe. Begitu wadahnya dibuka, Hizbi langsung memainkan perannya. Baiklah, saya mengalah dan ikuti permainan yang Hizbi inginkan. Sebetulnya saya ingin mengajaknya mengenal angka dalam permainan, melihat buku dan membacakan hadist. Tapi Hizbi belum tertarik, akhirnya saya amati apa imajinasi permainan Hizbi. 

Akhirnya Hizbi memilih wadah miniatur hewan. Menata dalam bentuk barisan antrian. Saat saya tanya, ini dibuat apa. Ternyata dia menata hewan-hewan yang akan shalat, MasyaAllah. Saya jadi kepikiran untuk mengingatkan rukun islam ke-2 yaitu shalat sambil mengingatkan tipis-tipis dalam mengenal angka-angka lagi.

Jadilah ada beberapa catatan hasil pengamatan gaya belajar dan stimulasi kreativitas tentang rukun iman ke-2 hari ini, antara lain:
Proses kreativitas: 
Mengatur barisan shalat dari miniatur hewan-hewan. Ada imam, makmum, selanjutnya diberi tambahan microfon, sajadah, mimbar dan speaker dari imajinasinya sendiri.

Tujuan Belajar:
IC (Intelectual Curiosity)
Saya yang mengawali tanya, shalat menghadap kemana kita biasanya? Apa hadapnya ini sudah benar. Saya coba tanya kenapa kita kok shalat dan saya arahkan Hizbi untuk bertanya ke Ayahnya. Hehe. Shalat rukun islam ke berapa. Ini yang jadi makmum ada berapa?
CA (Creative Imagination)
Selain mengatur barisan shalat yang memang menghadap yang benar, ada 2 miniatur binatang yang ikut di luar shaf saling membelakangi. Saya tanya itu apa maksudnya? Katanya penjaga, bergantian.
AD (Art of Discovery)
Sajadah dari uang mainan disusun secara rapi dan teratur. Kalau ada hewan yang melenceng atau miring sedikit, langsung protes atau gercep membetulkan.
NA (Noble of Attitude)
Mengingatkan Hizbi untuk menjaga shalat karena alhamdulillah masih diberi kesehatan dan tubuh yang lengkap sampai hari ini. Saling mengingatkan kalau ada adzan untuk segera shalat, disiplin seperti Rasulullah.
Refleksi
Pasti ada hikmah dan pelajaran meski dari aktivitas free play sekalipun, seperti Hizbi mengatur barisan shalat para miniatur hewan. Tapi tetap mencoba untuk menawarkan aktivitas yang sesuai untuk tumbuh kembangnya. Tidak memaksa, sambil mengamati gaya belajar dan stimulasi kreativitasnya.

Alhamdulillah 'ala kulli hal, semalam merasakan nikmatnya tidur. Bermaksud menemani jelang waktu tidur Hizbi tapi saya sendiri ketiduran dan dan terbangun jam 12.39. Hehe

Post a Comment

0 Comments