Bunsay#6 Zona 4 | Berjalan di Jalan yang Lurus ( Hari ke-9)

Bermain yang sederhana saja, tapi kalau bisa tetap menyisipkan nilai Alquran, fisik dan motoriknya. Bisakah? Hmm, alhamdulillah ada nih, cari-cari aktivitas untuk mengamati gaya belajar dan stimulasi kreativitas Hizbi. Ide awalnya dari akun instagram @quranbasedplay dan grup telegram IIMC.

Bunsay#6 zona 4 hari ke-9, saya tawarkan dulu, apa Hizbi mau bermain gunting. Ternyata Hizbi mengiyakan. Biasanya kalau menggunting, nggak pakai arahan, gunting bebas. Tapi kali ini saya minta Hizbi untuk menggunting sesuai garis lurus, menyambung garis putus menjadi garis lurus, berjalan di garis/jalur lurus dan mendengarkan ayat serta terjemahan untuk tadabbur tentang berjalan di jalan yang lurus.

Membacakan nyaring ayat dan terjemahan surat An-Nur ayat 46. Terjemahannya seperti berikut, "Sungguh Kami telah menurunkan ayat-ayat yang memberi penjelasan. Dan Allah memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus."

Hizbi senang dan menikmati aktivitas sederhana ini. Ada beberapa hal yang saya amati sebagai gaya belajar dan stimulasi kreativitasnya, antara lain:

Proses kreativitas: 

Menggunting tidak hanya lurus, begitu juga saat menyambung garis putus, sekreasinya.

Tujuan Belajar:

IC (Intelectual Curiosity)

Hizbi lebih tahu tentang garis lurus, lengkung.

CA (Creative Imagination)

Hizbi memotong dengan kreasinya saat memegang gunting dan kertas. Hizbi mengimajinasikan saat terjatuh berjalan di jalan yang lurus.

AD (Art of Discovery)

Hizbi bukan hanya menggunting, tapi mewarnai bentuk dari menyambung garis putus. 

NA (Noble of Attitude)

Mengingatkan Hizbi untuk berhati-hati memegang benda tajam. Selain itu mengingatkan untuk berhati-hati dalam berjalan agar tidak jatuh.

Refleksi

Tidak menginterupsi imajinasi Hizbi. Memberi kelapangan dan mengingatkan di waktu yang tepat. Tidak langsung saat itu juga.

Alhamdulillah bunsay#6 zona 4, berjalan di jalan yang lurus berjalan lancar dan menyenangkan. 

Post a Comment

0 Comments