Aktivitas Bookish Play, Membaca Jadi Menyenangkan

12 komentar

Dalam hal apapun, orang tua mengharapkan agar anak menjadi lebih baik. Salah satunya dalam hal literasi. Di zaman teknologi ini, pasti ada orang tua yang ingin agar anak memiliki minat literasi membaca. Beberapa cara untuk menumbuhkan minat itu adalah read aloud dan aktivitas bookish play.

Read aloud ini, memiliki banyak manfaat. Saya sendiri sudah merasakannya. Anak memiliki ketertarikan dengan buku, terutama yang memiliki ilustrasi. Buku nabi yang berjilid-jilid juga minta dibacakan. MasyaAllah. 

Itu menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk mempertahankan kebiasaan baik atau menyerah karena lelah. Orang tua harus mendampingi belajar anak usia dini dalam suasana yang menyenangkan. Dunia anak-anak masih bermain, belajar pun bisa dilakukan dalam aktivitas permainan.

aktivitas bookish play membuat membaca menyenangkan

Sebagai orang tua baru, saya masih perlu belajar mencari informasi atau tips parenting. Mencari sumber terpercaya dengan mendatangi narasumber. Selain itu, membaca buku atau artikel seputar lifestyle dan parenting.

Mengenai aktivitas membaca menyenangkan, saya menjelajah ilmunya di internet. Menemukan referensi ide pra membaca untuk anak usia dini. Di lain waktu, saya mendengarkan penjelasan praktisi seperti Mbak Tazkiyah Izzati tentang bookish play. Aktivitas yang sering saya lakukan bersama anak. Namun, mungkin istilahnya masih asing terdengar. 

Berkenalan dengan Bookish Play

Ketika anak dalam tahap pre school, saya mencari aktivitas di rumah untuk menumbuhkan minat belajarnya. Quran based play menjadi sarana yang saya pilih saat itu. Mengikuti sebuah online pre school, saya kenal istilah bookish play.

Aktivitas bookish play merupakan kegiatan bermain yang berkaitan dan terinspirasi dari buku. Buku sebagai pusat dan sumber aktivitas. Dengan menghidupkan dan melakukan visualisasi isi buku, mendorong anak untuk lebih terkoneksi dengan buku. 

Sumber bukunya bisa didapat dari buku cerita, Alquran, Hadits atau reference book. Aktivitasnya tidak selalu di dalam ruangan, kita dapat mengembangkan sendiri idenya yang bersumber dari buku. Saat melakukan bookish play, sebaiknya sudah melakukan read aloud atau orang tua membaca bukunya terlebih dahulu.

Manfaat Bookish Play

Aktivitas bookish play ini memiliki manfaat yang penting untuk anak. Bonding anak dan orang tua bisa semakin erat karena menyiapkan aktivitas dan bermain bersama. Orang tua mana yang tidak ingin lekat dengan anak? Selain itu, ada beberapa manfaat lainnya, seperti:

Dapat meningkatkan kemampuan literasi

Literasi bukan hanya bisa membaca saja, tapi juga memahami bacaan. Anak memiliki pemahaman cerita sebuah buku dan pada waktunya, anak paham dengan makna tersirat dari buku. Harapannya, anak mempunyai kebiasaan menggunakan buku yang tepat sebagai sumber referensi.

ide bermain dengan read aloud dan bookish play

Sebagai keseimbangan stimulasi

Dengan bookish play bisa untuk stimulasi berbagi hal. Misal motorik anak, agama, sensori, art dan craft. Ada berbagai stimulasi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan atau minat anak.

Memberikan pandangan bahwa buku itu menarik

Melalui aktivitas tersebut, dapat terbentuk image positif tentang buku dan belajar. Anak dapat belajar hal baru dan memasukan aktivitas buku dalam bermainnya. 

Hal yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan fitrah belajar anak sebagai bekal kehidupannya nanti. Buku bisa dijadikan anak sebagai sumber ilmu dan jendela dunianya. Apalagi anak akan memasuki dunia digital yang terkadang susah membedakan informasi benar atau keliru. 

Jenis Aktivitas Bookish Play

Ketika kita ingin melakukan bookish play, ada beberapa jenis aktivitas yang bisa dilakukan. Kita bisa memulai dari yang paling mudah bisa kita lakukan. Tentu saja, anak akan ikut menikmati alur bermain, jika kita menguasainya. 

Story sequence

Sekuens cerita. Banyak buku anak yang sekuens ceritanya jelas, jadinya anak bisa identifikasi komponen cerita sejak awal, tengah,akhir. Belajar merangkai urutan ceritanya. Mengasah kemampuan verbal anak untuk menceritakan kembali Jenis bukunya adalah picture book. Bisa juga buku cerita anak yang jelas timeline atau urutan ceritanya.

Experiment

Sebagai referensi percobaan ilmiah. Belajar mengikuti instruksi dari buku. Mengasah fitrah berpikir kritis anak. Memakai buku referensi percobaan ilmiah untuk anak. Buku berguna sebagai referensi jawaban atasa pertanyaan anak.

Fun learning

Belajar dengan cara bermain, mengasah 6 aspek perkembangan anak (agama, bahasa, fisik motorik, kogintif, sosial emosi, seni). Sederhananya, bebas bermain dengan bersumber dari buku. Memanfaatkan segala macam indera anak berdasarkan usia secara konkret. Kita bisa menyesuaikan dengan minat anak, misal sedang tertarik dengan alam.

ide eksperimen sains sederhana untuk anak usia dini

Tahapan Bookish Play

Ada tahapan yang perlu dilakukan dalam melakukan bookish play. Harapannya, esensi dari aktivitas tersebut dapat dinikmati oleh anak. 

Ide

Mencari ide dengan menjelajah ke media sosial seperti Instagram. Sekarang banyak sekali para ibu-ibu yang mendokumentasikan ide bermainnya. Menurut Teh Tazkiyah, dengan meniru itu, lama-lama bisa muncul ide sendiri.

Ketika sudah menemukan minat dan potensi anak, maka kita bisa mencari referensi buku yang tepat. Lalu, mengerucutkan satu hal menarik dari buku yang ada untuk dijadikan ide bermain.

Persiapan

Salah satu hal penting dalam aktivitas bookish play ini yaitu mempersiapkan. Persiapan bukan hanya ide saja, tetapi alat dan bahannya juga. Jangan sampai karena kita ribet peralatan belum siap, menurunkan semangat anak yang awalnya menggebu. Saya pernah mengalaminya, akhirnya siasati bermain dengan bahan seadanya dan ajak mengulang di lain hari, sebab anak masih tertarik.

Jangan lupa, perlunya meluruskan niat dan menurunkan ekspektasi. Melihat dokumentasi di Instagram, senang sekali anaknya bisa anteng mengikuti. Eh, giliran anak sendiri, kebanyakan inhale exhale. 

Tidak masalah, masih ada waktu lain agar anak melakukan sesuai arahan. Mungkin waktu bermainnya yang belum tepat. Bisa juga karena kita kurang melakukan sounding dan briefing sebelumnya.

Eksekusi

Tahapan yang ditunggu oleh anak. Saatnya memasuki dunianya, lupakan dulu pekerjaan lainnya. Kita melakukan read aloud, menceritakan apapun yang berkaitan dengan buku dan siap mendengarkan segala celoteh penasarannya. Sebaiknya saat bermain bersama, kita tahan untuk langsung interupsi atau mengoreksi.

Lalu, kita bisa melakukan observasi dan refleksi jika aktivitas bermain menyenangkan menggunakan buku, sudah selesai. Hal-hal apa yang menjadi minatnya dan terlihat perkembangan pada dirinya. 

Kesimpulan

Sarana bookish play dapat menjadi pengalaman baru anak dalam membaca dan bermain yang menyenangkan. Mewujudkan ide yang bersumber dari buku secara konkret. Bagaimana menurut teman-teman?


April Fatmasari
Assalamualaikum. Saya seorang ibu rumah tangga yang belajar menjadi blogger, penulis dan praktisi read aloud. Memiliki ketertarikan dengan kepenulisan, pengasuhan, literasi anak, terutama read aloud. Belajar berbagi memaknai kehidupan dengan tulisan. Dapat dihubungi di april.safa@gmail.com

Related Posts

12 komentar

  1. Menjadikan anak suka membaca, memang harus ditunjukin dari ortunya dulu. Kalo ortunya sendiri ga suka baca, susah utk membuat mereka mau membaca . Aku sendiri sudah terbiasa dengan buku sejak bayi, Krn papa rutin bacain kami cerita dari bayi, membelikan buku tiap bulan dan bahkan bikin perpustakaan pribadi. Makanya, aku ngelakuin hal yg sama ke anak2, demi mereka suka membaca.

    Buku apapun yg mereka mau, asalkan sesuai umur, pasti aku beli. Dan tiap malam kegiatan yg akan boleh skip, bacain dongeng atau read aloud bergantian, atau ngebahas buku cerita menarik bareng2 😁. Syukurnya mereka suka, apalagi kalo ceritanya memang menarik.

    BalasHapus
  2. BookPlay merupakan suatu ide sederhana tapi persiapan yang matang. Tentunya harus dipelajari dengan baik oleh orangtua, saya kira read aloud itu jadi salah satu ide bagus.

    BalasHapus
  3. Baru pertama kali dengar aktivitas Bookish Play ini. Tapi sepanjang itu untuk meningkatkan minat baca pada anak, harus dikembangkan nih. Apalagi di jaman serba gadget sekarang ini, jangan sampai anak terlalu fokus pada gadget dan malah malas baca buku. Karena baca buku fisik dengan e-book kayaknya auranya itu beda.hehehe

    BalasHapus
  4. Setuju banget kalau baca buku itu punya banyak manfaat. Tapi semua itu juga harus dimulai dari orang tuanya dulu. Karena kadang sulit juga meminta anak menyukai buku dan bacaan, sementara orang tuanya saja tidak suka.

    BalasHapus
  5. keren mba April kegiatan membaca ini penting banget dilakukan sejak dini.
    salam semangat

    BalasHapus
  6. Menarik sekalian dan Banyak sekalian manfaatnya utk anak, thanks ya infonya

    BalasHapus
  7. Segala jenis buku anak ternyata bisa dijadikan sarana bookish play ya misalnya buku tentang hutan, anak-anak bisa mengumpulkan dedaunan dan menempelnya di kertas dan mewarnai gambar, kegiatan baca buku jadi lebih mengasyikkan yaa

    BalasHapus
  8. Memperkenalkan literasi pada anak sedari diri banyak sekali manfaatnya ya, apalagi sudah ada aplikasi bookish jadi seru , anak dan ortu juga makin lengket.. wah, terima kasih ilmu parenting ya ..ya Mbak .

    BalasHapus
  9. Anakku juga suka banget kalau dikasi bookish play. Jadi semangat buka buku dan suka sama buku

    BalasHapus
  10. Saya baru dengar loh Bookish Play ini...sering dengar read aloud juga tapi belum benar-benar memperhatikan

    BalasHapus
  11. aku baru tahu ada istilah bookish play ini. kayaknya menarik ya hehe. adekku sekarang udah kelas 6 SD dan kesalahan yang waktu itu keluarga lakukan adalah mengenalkan iPad sejak dia masih kecil karena kami pada sibuk dengan urusan masing-masing. sampai sekarang dia jadi nggak begitu tertarik sama buku dan lebih suka main hp 😅 bingung banget gimana mau bikin dia suka baca

    BalasHapus

Posting Komentar