Rencana Stimulasi Literasi Baca Tulis dan Digital | Zona 5 Hari ke-1

Sudah pergantian tahun masehi, berganti bulan, itu artinya ada tantangan baru di kelas bunda sayang Institut Ibu Profesional. MasyaAllah. Zona kelima kali ini seputar literasi, khususnya baca tulis dan digital. Menarik banget deh. Dijelaskan di materi bahwa literasi baca tulis itu memahami isi teks baik yang tersirat atau tersurat, digunakan untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi diri kemudian menuangkan gagasannya. Sedangkan, literasi digital menggunakan media digital, alat komunikasi atau jaringan. Anak saya termasuk generasi alfa, butuh banget ketrampilan literasi baca tulis maupun digital. 

Tantangan di zona 5 ini adalah Membentuk Karakter melalui Stimulasi literasi baca tulis dan digital. Saatnya berkreasi dan berdiskusi tentang project yang akan dilakukan 15 hari ke depan. Bismillah insyaAllah projectnya adalah Read Aloud Bunda dan Hizbi. Catatan saya untuk Hizbi dengan usia kelompok 0-6 tahun, seperti berikut:

Rencana Project:

- Kreasi bookish play

Supaya tidak bosan, mencoba untuk kreasi yang berhubungan dengan cerita yang dibacakan. Sederhana saja, bisa juga seperti role play.

- Read aloud sekaligus pembuatan video

Merekam aktivitas read aloud sebagai portofolio antusiasme Hizbi.

- Sesekali berdiskusi saat atau setelah read aloud

Dalam aktivitas read aloud pasti ada diskusi. Pertanyaan atau ketertarikan pada cerita maupun ilustrasi. Selain itu, mencoba untuk mengajukan pertanyaan agar tahu pemahaman Hizbi tentang cerita yang dibacakan.

- Apresiasi

Sebetulnya untuk pengingat batas atau capaian buku read aloud. Tapi bisa digunakan untuk apresiasi yang membuat Hizbi juga senang.

Aktivitas Stimulasi Literasi Baca Tulis dan Digital:

1. Hari pertama ini saya ajak Hizbi merencanakan project read aloud.

2. Hizbi mau diajak read aloud dengan rekaman video.

3. Sebagai apresiasi sesi literasi, Hizbi memilih tema bendera dari ranting pohon. 

4. Menentukan waktu read aloud.

Sumber Referensi dan Media Digital:

Hari pertama ini menyiapkan referensi buku-buku terbitan Sygma Daya Insani dan buku anak lainnya. Media digitalnya menggunakan gawai dan aplikasi Canva.

Refleksi:

Saat menawarkan project read aloud ini, Hizbi sangat tertarik. Ditawarkan pilihan ini dan itu untuk project, mau-mau saja. Akhirnya kami memilih read aloud dan ada apresiasi nantinya. Hal itu membuat Hizbi senang sekali karena berkreasi bersama pasca read aloud. Tadi sempat uji coba merekam kegiatan membaca sore, Hizbi sudah mulai mau. Sebelum-sebelumnya sering menolak jika direkam. Alhamdulillah, semoga praktik read aloud besok sebagai stimulasi literasi baca tulis dan digital, dapat berjalan baik. 


Post a comment

0 Comments