Berhitung menggunakan Coklat Koin dan Lolipop

Bismillahirrahmanirrahim. Keseruan stimulasi kecerdasan matematika dan finansial di hari ketiga ini berawal dari keinginan Hizbi sendiri. Setelah tadi pagi urusan pertemuan zoom beres, Hizbi mengajak bermain. Bermain apa ya? Ternyata Hizbi masih belum bosan main engkle. Tapi setelah itu, baru aku ajak untuk berhitung menggunakan coklat koin dan lolipop yang dijual di toko mertua.

Permainan pagi ini, hampir sama seperti kemarin. Hizbi meminta bermain engkle. Saya tuliskan angka juga di tiap kotaknya. Hari ini angka dalam kotak engkle sampai 10. Jadi memang, semalam sebelum tidur, sempat mengajak Hizbi kalau besok akan main berhitung angka lagi. Ternyata sepahamnya Hizbi hari ini, berhitung angka itu engkle. Duluu sekali, beberapa kali sering main engkle dengan angka. Meski saya yang lompat-lompat sambil berhitung. Hihi. Waktu itu usianya masih 2 tahun sepertinya. 

Rencana hari ini memang mengajak Hizbi untuk berhitung menggunakan coklat koin dan permen. Berhubung belum mengenalkan jauh angka belas-belasan. Jadi agak bingung sedikit. Instruksi permainan, aku minta Hizbi untuk mengeluarkan coklat koin dan lolipop dari toples dengan jumlah yang tak ditentukan. Coklat koin dan lolipop yang di luar itu, aku minta memasukkan kembali ke toples sambil dihitung. Alhamdulillah Hizbi senang, meski terlihat agak ribet antara koordinasi tangannya memasukkan dan menghitung. 

Sepertinya instruksi bermain besok harus satu per satu aktivitas. Berhitung dulu baru lakukan hal yang lain. Jadi tadi ada yang keliru hitungannya, padahal kalau membilang biasa 1-10 sudah bisa. Nggak fokus antara berhitung dan memindahkan. Apalagi lanjut membilang belasan yang belum terbiasa. 

Tapi Hizbi menikmati dan senang meskipun keliru saat berhitung menggunakan coklat koin dan lolipop. Alhamdulillah, semoga besok lebih baik. Bintang 4 untuk aktivitas dan perasaan hari ini, stimulasi kecerdasan matematika dan finansial. 


Post a Comment

0 Comments