Tips Memanfaatkan Media Digital pada Pendidikan Seksualitas Anak

Adakah anak kita yang belum terpapar media digital? MasyaAllah salut, memang butuh komitmen yang kuat. Apalagi di bawah usia 2 tahun. Lebih baik dianjurkan untuk no screen, kecuali untuk keperluan video call yang terjadi komunikasi 2 arah. Media digital bukanlah hal yang asing saat ini. Apalagi di era pandemi sekarang, seakan dituntut untuk familiar dengan media digital. Pernahkah merasa waswas saat anak menggunakannya? Lalu gimana pengaruh media digital untuk pendidikan seksualitas?

Pengertian dan Gambaran Media Digital

Media digital atau media online adalah media yang disajikan secara online di internet. Media digital juga bisa dimaknai sebagai sarana media komunikasi secara online. Contohnya apa saja? Banyak ya, seperti ragam aplikasi media sosial, video game, audio digital seperti mp3, website, email dan lainnya. Itu semua bisa diakses melalui satu genggaman yaitu gawai. Gawai memiliki 2 mata sisi bagi pengguna terutama anak-anak. Dampak positifnya seperti mendukung akademis, merangsang anak mengikuti perkembangan teknologi, meningkatkan kemampuan berbahasa dan mengurangi stres. Sedangkan dampak negatifnya tentu bisa membuat anak kecanduan, kurang bersosialisasi, ancaman radiasi bahkan eksploitasi sosial. Naudzubillah. Orang tua jelas punya andil penting memperbesar dampak negatif atau positif, pilih yang mana?

Trik Penggunaan dan Pengawasan Media Digital

Ngeri banget ya Allah nuliskan ini. Tapi jadi nambah ilmu juga tentang pendidikan seksualitas. Setelah nyimak materi dari kuliah bunda sayang institut ibu profesional. Dijelaskan tentang modus eksploitasi seksual secara online pada anak, antara lain child sexsual abuse material, grooming online, sexting, sextorting bahkan siaran langsung kekerasan seksual pada anak. Jelas yang paling besar peran dalam menggunakan dan mengawasi adalah orang tua. Saatnya orang tua memanfaatkan media digital pada pendidikan seksualitas anak. Semoga anak kita dijauhkan dari fitnah dan kejadian tersebut. Aamiin. Lalu apa yang perlu dilakukan orang tua saat anak menggunakan gawai? Ada beberapa aplikasi parental control antara lain: kids place, kids mode, app notifier, kids lock, norton online family, phone control, screen time parenting control dan google family link.  

Lalu gimana menggunakan media digital untuk edukasi pemahaman seksual? Sebagai orang tua dapat mendampingi, mengarahkan dan mengajarkan anak untuk menggunakan aplikasi penuh manfaat yang ada di gawai. Siapa tau bisa menumbuhkan minat dan kebermanfaatan pada diri anak. Bisa juga mendampingi anak saat melihat video lagu kujaga diriku, sentuhan boleh dan tidak boleh atau lagu tubuhku berharga. Alternatif agar anak suka membaca, juga bisa memanfaatkan dan dampingi membaca buku digital. Selain itu bisa menggunakan media pendidikan seksualitas bagi anak Sekolah Dasar, seperti educational game "play study". 

MasyaAllah, tantangan bagi orang tua di zaman digital ini. Bukan sekedar membatasi tapi saat anak diberi kesempatan, bisa memanfaatkan media digital untuk pendidikan seksualitas. Alhamdulillah, banyak insight dari kelas bunda sayang zona 7 batch 6 ini. Semoga sebagai orang tua bukan termasuk golongan yang lalai bahkan abai. 


Post a comment

0 Comments