Zona 3 Bunda Sayang: Menjadi Detektif Meneropong Lingkungan

Sudah sejak kemarin menjanjikan untuk membuat teropong tapi baru terealisasi hari ini. Ide membuat teropong masih dari akun instagram @quranbasedplay. Banyak cara untuk mengenalkan atau setidaknya membiasakan anak untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an. Salah satu waktu yang tepat saat menanamkan nilai-nilai positif atau kebaikan adalah ketika anak merasa bahagia. Kapan anak merasa senang dan bahagia? Bisa saat sedang bermain. Family project zona 3 bunda sayang hari ini, masih seputar membuat mainan dan bermain bersama.

Family project di hari kelima zona kecerdasan emosi dan spiritual kali ini adalah menjadi detektif meneropong lingkungan. Apa alat yang dibutuhkan saat jadi detektif? Salah satunya adalah teropong. Yaa, saya, suami dan Hizbi bersama membuat teropong dengan bahan bekas yang ada di rumah. Reaksi Hizbi saat diajak membuat tentu saja senang, apalagi pakai lem tembak yang baru dibeli. Hehe.

Apa saja persiapan family project di zona 3 bunda sayang kali ini?
1. Sounding, memberi tahu Hizbi tentang rencana bermain bersama.
2. Membuat teropong. Peralatan yang dibutuhkan antara lain yaitu gunting, cutter, 2 botol bekas atau kardus gulungan bekas tisu, tali, lem tembak, kardus dan kertas buat menghias.
3. Membaca referensi dari akun instagram @quranbasedplay dan membaca Al-Qur'an.
4. Mengajak Hizbi untuk membuat  dan bermain teropong bersama.

Simak hari sebelumnya, family project hari keempat

Eksekusi aktivitas family project hari ini, saya yang mengawali menyiapkan peralatan dan menyusun teropongnya. Suami yang memberi tali dan merapikan teropongnya. Sedangkan Hizbi, ikut menemani dengan sesekali membuka tutup cutter atau menggunting. Sambil saya ceritakan bahwa Hizbi nanti jadi detektif adalah orang yang mencari tahu atau menyelidiki tentang suatu kejadian. Setelah selesai membuat teropong, langsung deh eksekusi meneropong lingkungan. Apakah ada sampah di sekitar? Harusnya sampah dibuang kemana? Menjelaskan bahwa Allah menyukai orang-orang yang bersih karena seperti suatu hadits bahwa Allah itu indah dan menyukai keindahan. Malam sebelum tidur, mengajak Hizbi refleksi lagi tentang nikmat mata yang sudah diberikan Allah. Mata yang dipakai untuk melihat dan meneropong lingkungan. Saya membacakan ayat dan terjemahan surat Al Mulk ayat 23.
Katakanlah: "Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.

Alhamdulillah, 100% senang sekali melihat Hizbi menikmati permainan meneropong lingkungan ini. Hizbi melihat jalanan, pohon, langit hingga sampah di sekitar. Kendala family project zona 3 bunda sayang hari ini hanya sedikit saat membuat saja tapi Hizbi senang bisa melihat proses pembuatan teropong.

Post a Comment

0 Comments