Menyerok Pasir sambil Berhitung

Bismillahirrahmanirrahim. Stimulasi kecerdasan matematika dan finansial hari kesepuluh ini. Alhamdulillah, hari ini aktivitas stimulasinya terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan Hizbi. Tercetuslah ide menyerok pasir sambil berhitung. Sudah ada rencana aksi yang akan dilakukan. Tapi Hizbi memilih bermain pasir kinetik dan mini truknya. 

Awalnya Hizbi mau bermain membuat pola bangun datar. Tapi aku juga menyampaikan ide berhitung kayu yang dimasukkan ke mini truk. Sayangnya, Hizbi tak mau. Jadilah ide aktivitas stimulasi hari ini terjadi dari aku dan Hizbi. MasyaAllah, tabarakallah. Ada beberapa catatan untuk stimulasi hari ini, antara lain:

Rencana Aksi:

Menghitung jumlah kayu yang diangkut di truk. Kayu sudah disiapkan dari potongan kertas kardus bekas, berbentuk persegi panjang. Rencananya tinggal berhitung saja, tapi sayangnya, Hizbi tak mau.

Aksi:

Aku tawarkan Hizbi untuk menyerok pasir ke mini truknya. Alhamdulillah Hizbi langsung setuju. Aku ajak bahwa sambil menyerok, berhitung bersama juga. Ibarat aku pesan pasir yang diserok, Hizbi yang memasukkan pasir ke truknya. Jumlah pasir yang diserok, disebutkan nominalnya sambil menunjuk angka yang dibuat menggunakan plastisin. 

Refleksi dari aktivitas stimulasi kecerdasan matematika di hari sepuluh ini adalah InsyaAllah ada AHA moment, saat anak beraktivitas dan dikaitkan dengan stimulasi yang ingin diberikan. Aku sebagai orang tua harus lebih peka dan memanfaatkan momen merdeka belajarnya. Tapi tetap memperhatian perkembangan yang seusianya. Memang masih agak bingung membilang angka ketika dikorelasikan dengan aktivitas yang dilakukan seperti menyerok pasir. InsyaAllah kalau hanya membilang saja, sudah lancar sampai angka 10.

Semoga Hizbi tak bosan dengan hitung menghitung selama sepekan lebih beberapa hari ini. Alhamdulillah jika dikonversikan menjadi bintang, aktivitas dan perasaan hari ini mendapat 4 bintang dari 5. InsyaAllah perjalanan stimulasi kecerdasan matematika dan finansial akan teru berlanjut, setelah aktivitas menyerok pasir sambil berhitung hari ini. 


Post a Comment

0 Comments